fbpx
Pengertian dan Contoh Produk Digital Yang Laris dan Bisa Dijual

Produk Digital: Pengertian, 25+ Contoh dan Keuntungannya

Software, game, ebook, online course adalah beberapa contoh produk digital yang mungkin sudah Anda ketahui. Bahkan saking efektifnya, produk digital ini mampu mengubah cara bisnis beroperasi dan berinteraksi dengan konsumennya.

Sebut saja ada sistem operasi seperti Windows, MacOS, Linux dan Android. Ada juga aplikasi bisnis dan perkantoran seperti Microsoft Office.

Contoh produk digital tersebut mampu mengubah bagaimana bisnis beroperasi. Bahkan sebagian lagi bisa mengubah kebiasaan dan perilaku manusia. Contohnya ada buku elektronik (ebook) yang mampu membuat manusia mulai meninggalkan buku fisik.

Untuk bisa menggunakannya ada yang bisa didapatkan secara gratis. Namun ada juga produk digital yang berbayar dan itu sangat laris.

Pada artikel ini Kami mengulas tentang apa itu produk digital, keuntungan menjualnya dan apa saja contoh yang laris dan bisa dijual di pasaran.

Dengan adanya artikel ini harapannya bisa memberikan gambaran yang lengkap untuk Anda yang ingin mulai membuat dan jual produk digital.

Apa itu produk digital?

Produk digital adalah segala bentuk konten dan layanan yang disampaikan dalam format digital dan hanya dapat diakses melalui perangkat elektronik seperti komputer atau ponsel pintar. Berdasarkan jenisnya, produk dapat dibagi menjadi dua kategori utama: produk fisik dan produk digital.

  1. Produk Fisik adalah produk yang memiliki wujud nyata dan dapat dirasakan oleh semua indra kita. Contohnya seperti makanan yang dapat dicium aromanya dan dicicipi rasanya, pakaian yang dapat disentuh teksturnya, dan perangkat elektronik yang dapat dilihat bentuknya. Produk fisik memerlukan ruang penyimpanan dan transportasi fisik untuk distribusinya.
  2. Produk Digital, di sisi lain, adalah produk yang hanya bisa dilihat dan/atau didengar, seperti software atau aplikasi, game, ebook, audio, video, template desain, filter foto, dan kursus online. Produk digital ini memiliki kehadiran virtual tanpa wujud fisik, namun fungsinya dapat dirasakan langsung oleh pengguna. Misalnya, aplikasi Microsoft Office yang digunakan untuk kebutuhan kantor, atau ebook yang menggantikan buku cetak.

Keunggulan utama produk digital adalah sifatnya yang bisa diproduksi sekali namun dijual berkali-kali tanpa biaya tambahan untuk produksi ulang atau distribusi fisik. Dengan kata lain, produk digital menawarkan fleksibilitas penyimpanan, biaya rendah, dan potensi keuntungan yang tinggi karena dapat diakses secara global oleh berbagai jenis audiens.

Keuntungan jualan produk digital

Dalam menjual produk digital setidaknya ada keuntungan yang akan Anda peroleh, diantaranya :

Buat sekali jual berkali-kali

Ini adalah bagian paling menarik dari produk digital. Hanya dengan memproduksi sekali saja, setelahnya Anda bisa menjual berkali-kali. Kalaupun harus ada update atau revisi atau debug itu tidak perlu menarik produknya dari pembeli. Selain itu tidak perlu membuatnya dari awal, kecuali kesalahannya sangat fatal. Kita cukup melakukan update seperlunya saja.

Biaya pembuatan nyaris 0

Untuk produk digital seperti ebook atau online course, biaya pembuatannya nyaris 0 alias gratis. Anda tidak perlu mengeluarkan biaya apapun untuk membuat ebook.

Untuk menulis ebook bisa menggunakan sotfware gratis seperti Google Docs, Open Office atau WPS atau OnlyOffice. Tinggal tulis sesuai dengan yang Anda pahami dan kuasi, ekspor ke dalam bentuk PDF dan jual ebook Anda. Nyaris tanpa biaya.

Untuk produk digital lainnya, jika mau mengeluarkan sedikit modal, Anda bisa membeli produk dengan lisensi PRL dan menjualnya.

Dikutip dari blog nya Erwin Wirapratama, PLR adalah induk dari sebuah lisensi produk yang bisa dijual kembali, dijadikan sebagai bonus penjualan, dijadikan sebagai lead magnet dalam menggumpulkan list data base calon pelanggan dan lain-lain tergantung peraturan.

Jadi Anda tidak perlu membuatnya dari 0. Cukup beli lisensinya lalu jual dengan brand Anda sendiri.

Tidak ada biaya pengiriman dan penyimpanan

Berbeda dengan produk fisik yang membutuhkan ruangan atau gudang untuk menyimpannya. Produk digital bisa kita simpan di server atau cloud hosting atau mungkin hard disk kita sendiri.

Dari segi biayanya pun juga relatif murah. Produk fisik paling tidak butuh Rp12 juta per tahun hanya untuk sewa tempat. Sedangkan produk digital bisa kita sewa paling tidak Rp149.000 per bulan. Jika kita menggunakan Utas, maka biaya tersebut sudah termasuk ruang penyimpanan, sistem penjualan dan pendistribusian konten serta metode pembayaran yang lengkap dan praktis.

Sehingga dalam menjual produk digital dengan Utas ini, kita hanya perlu fokus membuat dan memasarkannya. Urusan transaksi dan distribusinya biarkan Utas yang melakukannya.

Margin profit tinggi

Sebagaimana yang sudah Anda ketahui, bahwa produk digital itu biaya pembuatannya nyaris 0 dan tidak perlu ruang penyimpanan yang besar, maka konsekuensinya adalah margin profitnya bisa tinggi.

Misalnya Anda membuat produk digital mengeluarkan modal Rp250.000 di bulan pertama. Bulan kedua dan seterusnya bisa lebih rendah.

Produk digital Anda jual Rp100.000 per produk. Jika dalam sebulan Anda berhasil menjual 30 produk saja maka omset Anda sudah Rp3.000.000 per bulan.

Sehingga margin profit Anda adalah Rp2.750.000 di bulan pertama.

Semakin banyak penjualan Anda dan semakin mahal harga yang Anda bandrol maka semakin tinggi pula margin protif Anda.

Risiko Rugi Kecil

Dari ilustrasi margin profit di atas, sebagai gambaran Anda hanya perlu mengeluarkan Rp250.000 saja di bulan pertama. Kalaupun di bulan tersebut Anda tidak mendapatkan penjualan sama sekali, maka kerugian Anda masih sangat kecil jika dibandingkan dengan jualan produk fisik.

Jadi pasif income

Keuntungan lain dari berjualan produk digital adalah bisa menjadi pasif income Anda. Dengan catatan jika ini Anda lakukan secara otomatis dan menggunakan tools dan iklan.

Cara melakukannya alurnya seperti ini :

  1. Anda buat produk digitalnya. Bisa berupa ebook, online course atau produk lainnya yang nanti daftarnya Kami jelaskan di bawah.
  2. Setelah jadi silakan berlangganan di Utas, lalu upload produk Anda di sana. Untuk cara uploadnya sangat mudah. Panduannya bisa Anda pelajari di sini.
  3. Lakukan pengaturan profil, tracking system dan metode pembayaran di Utas.
  4. Iklankan halaman produk digital Anda melalui Facebook Ads, Instagram Ads ataupun TikTok Ads.
  5. Biarkan iklannya berjalan. Ketika terjadi penjualan maka transaksi akan terverifikasi secara otomatis dan produk digitalnya akan terdistribusi secara otomatis juga.

Cara seperti itu memang akan berat di awal karena harus setup ini dan itu. Tapi setelahnya semuanya akan berjalan serba otomatis. Anda bisa melakukan hal lainnya dan tinggal memantau performa iklan Anda.

Inilah pasif income yang Kami maksud. Saat iklan berjalan dan terjadi penjualan, Anda bisa tetap mendapatkan uang sekalipun Anda sedang tidur nyenyak.

Market luas

Produk digital itu marketnya sangatlah luas. Ini yang menjadi keuntungan berikutnya. Dari market yang sangat luas ini Anda bisa memilih satu segmen dari berbagai segmen yang tersedia.

Misalnya, Anda punya teman-teman guru. Masalah mereka adalah membutuhkan waktu yang cukup banyak untuk memuat RPP. Dari masalah tersebut Anda bisa membuat produk digital berupa aplikasi atau software yang bisa untuk membuat RPP menjadi lebih mudah dan cepat.

Produk digital tidak hanya itu. Anda pun juga bisa menyasar para konten kreator yang butuh backsound bagus, unik, tidak pasaran dan harganya murah. Dan masih banyak lagi contoh lainnya. Saking luasnya tidak bisa disebutkan satu per satu di sini.

Dilindungi hukum

Keuntungan terakhir dalam menjual produk digital adalah dilindungi hukum sebagai hak kekayaan intelektual. Memang kelemahan dari produk digital adalah pembajakan. Namun dari sisi yang lain, pemerintah memberikan payung hukum terhadap produk digital yang KIta buat.

Jadi kalau terjadi pembajakan, Kita bisa menuntut orang-orang yang melakukan pembajakan. Di Utas, sangat memperhatikan hal ini. Jika ada yang membajak produk digital Anda maka akan langsung ketahuan siapa pelakunya. Anda bisa menegurnya secara langsung atau bisa menjadikannya sebagai bukti untuk laporan ke pihak kepolisian.

Contoh produk digital yang laris dan bisa dijual

Pada dasarnya setiap produk digital itu bisa dijual. Namun untuk bisa laris itu tergantung banyak hal, seperti banyaknya orang yang membutuhkan, minimnya pesaing, promosi dan pemasaran yang masif serta harga yang terjangkau.

Berikut ini ada beberapa contoh produk digital yang bisa dijual dan terbukti laris manis. Minimal ada yang membutuhkan dan sudah ada yang sukses menjualnya.

1. eBook

  • Jenis Produk Digital: Edukasi
  • Tingkat Kesulitan: Sedang

Kalau membuat produk digital adalah impian Anda, ebook bisa menjadi pilihan awal. Terutama kalau Anda punya keahlian atau ilmu yang ingin dibagikan.

Alasan pertama, produk digital ini populer dan punya pasar luas. Perkiraannya ada 23,5 juta pembaca eBook di Indonesia pada 2029.

Jual Produk Digital Umum Seperti Ebook Bisa Berpeluang Cuan Besar

Selain itu, ebook adalah buku digital yang bisa dibaca di PC atau tablet yang kekinian. Formatnya pun bervariasi, mulai dari PDF sampai EPUB yang dipakai di Google PlayBook.

Sebagai produk digital, ebook menjanjikan potensi penghasilan besar dengan biaya produksi rendah dan dapat dijual di berbagai platform.

2. Audiobook

  • Jenis Produk Digital: Audio
  • Tingkat Kesulitan: Sedang

Bagaimana kalau audiens Anda lebih suka konten audio visual? Membuat audiobook bisa jadi pilihan yang pas.

Audiobook adalah produk digital versi suara dari ebook Anda. Jadi, Anda membacakan ebook itu, sehingga orang bisa dapat informasi tanpa harus membaca sendiri.

Produk Digital Apa Saja Yang Bisa Dibuat Dari Ebook, Audiobook Salah Satunya

Walaupun sebagian orang mungkin belum akrab dengan audiobook sebagai produk digital, popularitasnya terus melesat karena bisa didengarkan sambil beraktivitas.

Oh ya, audiobook juga ideal bagi mereka yang lebih suka belajar dengan mendengarkan (auditory learner) atau mereka yang berkebutuhan khusus.

3. Workbook Digital

  • Jenis Produk Digital: Produktivitas
  • Tingkat Kesulitan: Rendah

Produk digital ini mirip LKS alias lembar kerja siswa. Jadi, beda dengan buku induk yang tebal dan informatif, workbook fungsinya sebagai buku isian.

Ada banyak contoh produk digital berupa workbook di luar sana. Kebanyakan fokus pada topik umum, seperti grammar Bahasa Inggris atau matematika.

Namun, Anda juga bisa membuat workbook untuk topik khusus. Misalnya, digital marketing, bisnis, SEO atau lainnya.

Workbook bisa Anda pisah sebagai sebuah produk digital yang bisa dijual. Atau menjadi bonus dari ebook Anda.

4. Printable Checklist

  • Jenis Produk Digital: Produktivitas
  • Tingkat Kesulitan: Rendah

Kalau workbook itu produk digital yang bentuknya buku, maka checklist biasanya dokumen satu halaman yang bisa diprint.

Contoh checklist sebagai produk digital bisa untuk content plan, atau bahkan daftar belanja bulanan.

Jadi, checklist itu semacam template, kan?” Mirip, tapi beda.

Produk Digital Yang Kreatif Tapi Mudah Dibuat Di Antaranya Checklist

Checklist itu daftar yang siap pakai. Anda tinggal centang item yang sudah selesai. Kalau template bisa diedit atau hanya kerangka. Jadi Anda harus isi sendiri informasinya.

Bagi yang belum tahu apa yang harus dilakukan, checklist lebih membantu daripada template.

5. Online Course

  • Jenis Produk Digital: Edukasi
  • Tingkat Kesulitan: Sedang

Kalau target pasar Anda kurang cocok dengan konten teks, kursus online bisa jadi pilihan produk digital lainnya. Meskipun arahnya akan lebih ke niche edukasi secara spesifik.

Kursus online ibarat alternatif pendidikan formal. Menariknya, edukasi adalah niche yang sangat diminati dengan nilai pasar sampai 1,2 juta dollar di Indonesia.

Beda dengan ebook, kursus online dibuat dengan kurikulum yang terstruktur dan berupa materi pembelajaran dalam bentuk video atau modul interaktif

Contoh produk digital ini pilihan monetisasinya banyak. Mau dengan sistem langganan, beli putus, atau iklan? Bisa. Selain itu, sifatnya eksklusif sehingga margin profit bisa lebih besar.

6. Video Tutorial

  • Jenis Produk Digital: Edukasi
  • Tingkat Kesulitan: Sedang

Video tutorial itu mirip kursus online, tapi lebih tematik. Tak ada kurikulum yang mengikat.

Produk digital ini dibuat untuk mengajari skill tertentu. Misalnya, memasak, menjahit, atau cara menaikkan trafik website. Jadi, akan lebih fokus ke skill praktis, bukan teori.

Selain itu, digital product ini bisa dipakai di konteks profesional yang eksklusif atau umum.

Video Tutorial Juga Bisa Jadi Digital Product Yang Menjanjikan Penghasilan Besar

Contohnya, kalau video tutorial dijual di platform khusus, maka akan lebih eksklusif. Tapi, kalau di-upload di YouTube buat dapat uang dari membership, maka itu lebih umum.

7. Webinar

  • Jenis Produk Digital: Edukasi
  • Tingkat Kesulitan: Sedang

“Webinar itu produk digital, ya?” Benar. Meskipun ada banyak webinar gratis di YouTube, banyak juga yang dijual sebagai produk digital di platform tertentu.

Webinar adalah seminar online yang memungkinkan interaksi peserta. Tujuannya bisa untuk belajar, promosi, atau pelatihan profesional.

Nah, tujuan terakhir itu yang membuat webinar bisa jadi produk digital.

Anda bisa menentukan tiket untuk sesi sharing skill Anda atau menjadikan rekaman webinar sebagai produk digital yang dijual kepada siapapun yang ingin mengaksesnya.

8. Template Graphic Design

  • Jenis Produk Digital: Grafis Kreatif
  • Tingkat Kesulitan: Sedang

Ini contoh produk digital yang umum. Template graphic design bisa dipakai untuk postingan media sosial, konten promosi, dan lainnya.

Template bisa menghemat waktu dan tenaga untuk menampilkan desain profesional tanpa perlu keahlian khusus.

Selain itu, jika Anda seorang content creator atau influencer, produk digital ini bisa membantu menciptakan konten yang konsisten dan sesuai dengan personal brand Anda.

Kalau banyak platform seperti Envato menjual jenis produk digital, itu menunjukkan permintaan konsumen memang tinggi. Maka, terjun ke bisnis ini tentunya menjanjikan.

9. Stock Photo

  • Jenis Produk Digital: Fotografi
  • Tingkat Kesulitan: Sedang

Stok foto mungkin terdengar baru bagi beberapa orang. Tapi sebenarnya, banyak orang sudah menggunakannya. Artinya, ada permintaan atas produk digital ini.

Kalau Anda suka memfoto makanan, pemandangan, atau produk tertentu, itu bisa jadi ide produk digital yang bisa dijual, lho. Anda bisa dapat uang dari lisensi penggunaan foto itu.

Stock Foto Juga Kerap Jadi Contoh Produk Digital Yang Dijual

Sama seperti ebook, stock foto juga produk digital yang recommended untuk pemula. Soalnya, Anda bisa berbekal ponsel untuk memulainya.

Tak perlu khawatir hasilnya tidak seperti foto profesional. Ada banyak tema foto yang menarik dan bisa digunakan untuk berbagai keperluan.

10. Stock Video

  • Jenis Produk Digital: Video
  • Tingkat Kesulitan: Sedang

Platform yang menyediakan stock foto biasanya juga menawarkan stock video sebagai produk digital yang bisa dibeli. Contohnya adalah Pexels dan Pixabay.

Sesuai namanya, stock video adalah klip video yang dibuat dan dijual dengan lisensi penggunaan. Umumnya, stock video digunakan untuk iklan atau konten media sosial.

Kalau seseorang perlu video tentang laut atau pemandangan alam, ia tak harus pergi ke laut untuk merekam video, kan? Soalnya, sudah ada video siap pakai yang bisa digunakan.

Apalagi, produk digital ini biasanya punya kualitas baik dan cocok untuk keperluan profesional.

11. Vector

  • Jenis Produk Digital: Grafis Kreatif
  • Tingkat Kesulitan: Sedang

Vektor adalah karya digital berupa gambar atau ilustrasi yang tidak berbasis piksel, beda dengan foto. Kelebihan vektor adalah gambar bisa diperbesar tanpa pecah.

Foto biasanya dijual dalam format JPG atau PNG, sedangkan vektor kerap dijual dalam format .ai, .svg, .eps atau bahkan .pdf.

Yang menarik dari produk digital ini adalah bisa jadi produk akhir dan bisa berfungsi sebagai template.

Produk digital ini memudahkan desainer grafis membuat logo, ilustrasi, atau ikon dengan cepat hanya dengan mengedit warna atau font.

Namun, vektor juga bisa langsung digunakan tanpa banyak perubahan.

12. Lightroom Preset

  • Jenis Produk Digital: Aplikasi
  • Tingkat Kesulitan: Sedang-Tinggi

Preset Lightroom juga bisa jadi produk digital. Anda membuat template pengaturan khusus yang memungkinkan konsumen mengubah tampilan foto mereka dengan cepat.

Produk Digital Adalah Hasil Karya Yang Layak Dihargai Seperti Preset Lightroom Ini

Di website utama Adobe, banyak contoh produk digital preset yang bisa diunduh gratis. Ini bisa jadi ide jual produk digital dengan template eksklusif.

Kenapa Lightroom Preset bisa dijual sebagai produk digital dan laku? Produk ini membantu produktivitas pengguna. Editing foto jadi cepat dan konsisten hanya dengan sekali klik.

13. Font

  • Jenis Produk Digital: Grafis Kreatif
  • Tingkat Kesulitan: Tinggi

Font merupakan produk digital grafis. Namun, juga jadi bagian penting pemrograman, terutama pada website dan aplikasi.

Perkembangan font mempengaruhi UI dan UX global dengan berbagai trennya. Jadi, kalau Anda jago desain tipografi, jual produk digital ini bisa sangat menguntungkan.

Bayangkan, satu lisensi font saja bisa dihargai antara 25-50, lho. Itu baru dari sisi pendapatan, belum pada manfaat kredibilitasnya.

Kalau Anda Jago Di Bidang Tipografi, Jual Produk Digital Font Bisa Jadi Rekomendasinya

Mau kan jadi content creator seperti Felitasari Rekso dengan font Sans Skript Display? Atau jadi desainer font yang dikenal dengan font keren seperti Munika atau Negara Serif?

14. Icon

  • Jenis Produk Digital: Grafis Kreatif
  • Tingkat Kesulitan: Sedang-Tinggi

Kalau membuat font bukan passion Anda, bagaimana dengan ikon? Sebuah karya grafis berukurn kecil yang bisa mewakili ide, tindakan, atau konsep tertentu.

Seperti font, ikon juga produk digital yang terus berubah. Selalu ada tren baru. Jadi, selama Anda bisa mengikuti tren itu, produk Anda akan selalu dicari.

Ikon Juga Merupakan Contoh Produk Digital Yang Berpeluang Mendatangkan Cuan

Masih ingat saat iPhone pertama kali keluar? Ikon 3D alias skeuomorphic jadi hits. Sekarang? Flat design jadi tren baru dan hampir semua ikon di pasaran mengikuti tren ini.

Biasanya, ide produk digital diwujudkan dalam bentuk set ikon. Bisa dalam jumlah puluhan, sampai ratusan ikon tergantung penawaran yang diberikan oleh pembuatnya.

15. Model 3D

  • Jenis Produk Digital: Grafis Kreatif
  • Tingkat Kesulitan: Tinggi

Produk digital apa saja yang bisa dijual? Salah satunya adalah model 3D. Banyak bidang yang membutuhkannya, seperti pendidikan, game, manufaktur, dan real estate.

Model 3D adalah representasi digital dari objek yang dibuat dengan software. Kelebihan produk digital ini ada pada  interaksi yang bisa dilakukan dengan bantuan keyboard atau perangkat khusus.

fab.com

Bagi Yang Punya Keahlian Desain, Membuat Produk Digital Berupa Model 3d Bisa Jadi Sumber Penghasilan

Oh ya, ada banyak jenis model 3D. Di dunia konten, seperti Vtubing, VTuber memerlukan model 3D sebagai avatar mereka.

Di industri perumahan juga sama, model 3D penting untuk bisa mendapat gambaran rencana renovasi rumah dengan presisi.

16. Stock Music

  • Jenis Produk Digital: Audio
  • Tingkat Kesulitan: Sedang

Stock music adalah produk digital yang pas buat Anda yang punya skill musik. Anda bisa merekam musik sendiri atau membuat musik baru dengan software tertentu.

Karya ini bisa dijual sebagai digital product untuk berbagai keperluan, seperti promosi produk, background musik sebuah konten, atau bahkan bumper podcast.

Stock music bisa jadi sumber penghasilan yang baik karena pasar yang luas. Anda bisa fokus pada satu genre sesuai kebutuhan audiens atau kembangkan gaya unik Anda sendiri.

Oh ya, produk digital ini dijual dengan lisensi penggunaan atau pembelian instan. Biasanya berupa file musik yang didownload atau produk eksklusif musik di platform tertentu.

Jual Produk Digital Stock Music Di Tiktok Atau Platform Lai Bisa Jadi Alternatif

17. Animation Pack

  • Jenis Produk Digital: Animasi
  • Tingkat Kesulitan: Sedang-Tinggi

Mirip dengan model 3D, animasi adalah produk digital yang unik. Bedanya, animasi tentu selalu bergerak, sementara model 3D bisa statis atau dinamis.

Gerakan animasi biasanya sudah ditentukan. Pengguna cuma perlu menggunakannya tanpa melakukan modifikasi apapun.

Oh ya, animasi sebagai produk digital banyak dibutuhkan untuk pembuatan aplikasi, website, dan game. Contoh produk digital ini adalah animasi pada Whatsapp atau Telegram.

Kalau Anda punya skill desain dan bisa membuat koleksi animasi yang menarik, menjual produk digital ini bisa menjadi cara untuk mendapatkan uang yang menjanjikan.

18. Aplikasi

  • Jenis Produk Digital: Aplikasi
  • Tingkat Kesulitan: Tinggi

Aplikasi adalah program yang berjalan di komputer atau perangkat mobile, baik sebagai aplikasi desktop maupun mobile, tergantung penggunaannya.

Sebuah aplikasi merupakan produk digital yang dirancang untuk tugas tertentu, seperti untuk tujuan edukasi, bisnis, atau produktivitas.

Membuat digital product ini tidaklah mudah. Jadi, hanya disarankan bagi yang punya keahlian coding.

Memasarkan aplikasi juga menantang, karena Anda harus membuktikan bahwa aplikasi Anda legal dan aman. Itulah kenapa menggunakan platform terpercaya adalah salah satu tips untuk menjual produk digital.

19. Tema Website

  • Jenis Produk Digital: Aplikasi
  • Tingkat Kesulitan: Tinggi

Tema website adalah karya digital dari web designer yang bertujuan meningkatkan pengalaman pengguna.

Proses pembuatan produk digital ini dimulai dengan wireframe dan prototipe, fokusnya pada layout dan fungsi. Lalu, lanjut ke elemen visual seperti warna dan tipografi dan proses coding dengan HTML, CSS, dan JavaScript.

themeforest

Tema Website Merupakan Contoh Produk Digital Yang Umum Saat Ini

Meskipun rumit, produk digital ini diminati karena tren website yang terus berkembang.

Satu tema bisa bernilai antara 10 hingga 100, tergantung kompleksitas desain, fungsi, dan kualitas coding.

20. Plugin

  • Jenis Produk Digital: Aplikasi
  • Tingkat Kesulitan: Tinggi

Inilah produk digital yang merupakan saudara kembar tema. Bagi pengguna CMS WordPress, tema dan plugin adalah komponen utama yang tak terpisahkan.

Plugin berfungsi untuk meningkatkan manfaat website. Misalnya, untuk menambah formulir kontak, optimasi SEO, atau integrasi media sosial.

Kenapa website perlu plugin? Karena setiap pengguna punya kebutuhan fitur berbeda. Jadi tak perlu menambahkan semua fitur di awal yang bisa membuat website berat.

Produk digital bukan hanya untuk website. Di browser, plugin bisa dipakai untuk memblokir iklan, mengelola kata sandi, dan lainnya.

Kenapa jual produk digital berupa plugin itu menguntungkan? Permintaan terus meningkat, dan biaya produksinya jauh lebih rendah dibandingkan membangun aplikasi lengkap.

Produk Digital Berupa Plugin Website

21. Game

  • Jenis Produk Digital: Aplikasi
  • Tingkat Kesulitan: Tinggi

Sebenarnya, ini adalah digital product yang cukup menantang. Biasanya, game dibuat oleh beberapa developer handal di bawah studio terkenal.

Namun, kamu kemampuan coding game Anda cukup baik, jangan ragu untuk menciptakan produk ini. bahkan, Minecraft itu contoh game yang dibuat oleh satu orang, lho.

Artinya, digital product yang Anda buat bisa disesuaikan dengan skill dan target audiens yang tepat. Jika game-nya menarik dan seru, bukan tidak mungkin produk digital itu bisa booming!

22. Template CV

  • Jenis Produk Digital: Template
  • Tingkat Kesulitan: Rendah

Bagaimana kalau Anda tak punya skill coding? Produk digital apa saja yang cocok untuk pemula?

Ada banyak pilihan, salah satunya menjual template CV yang dibutuhkan pencari kerja atau lulusan baru.

Konsep produk digital ini adalah menyediakan kerangka informasi penting untuk sebuah CV. Banyak lho yang masih tidak tahu kalau resume idealnya satu halaman dan mengikuti format yang dikenali sistem HRD.

Ada juga yang perlu produk digital ini karena tak bisa mendapatkan hasil desain menarik dan unik untuk tampil beda dari kandidat lain.

Nah, kalau setiap produk digital terjual seharga $2, peluang cuan Anda cukup besar dengan usaha dan skill yang minimal.

23. Template Excel

  • Jenis Produk Digital: Template
  • Tingkat Kesulitan: Rendah

Excel memang sudah ada dari lama. Namun, fiturnya terus diperbarui. Tak heran, banyak orang ingin tahu update itu agar pekerjaan  mereka lebih efisien.

Biasanya, daripada repot belajar fitur baru, banyak yang lebih suka pakai template Excel. Maka, kalau Anda jago Excel, produk digital ini bisa jadi peluang bisnis menguntungkan.

Template Excel bervariasi, kok. Ada yang buat hitung sewa rumah, kelola uang, atau bahkan biaya pernikahan.

Ide Produk Digital Berbentuk Template Excel

Nah, karena Excel dipakai di seluruh dunia, konsumen Anda bisa datang dari mana aja. Kalau satu template bisa dijual antara 10-50, peluang cuannya besar, bukan?

24. Template Presentasi

  • Jenis Produk Digital: Template
  • Tingkat Kesulitan: Rendah

Selain Excel, template presentasi juga kerap jadi pilihan produk digital. Permintaannya tetap tinggi meski ada aplikasi canggih seperti Canva yang mempermudah presentasi.

Ini berarti peluang cuan dari template presentasi masih ada. Meskipun tidak sepopuler saat PowerPoint, Keynote, atau Google Slides masih jadi pilihan utama.

Biasanya kesulitan dari sebuah presentasi adalah penyesuaian warna yang elegan, memilih ikon yang cocok dengan tema, dan animasi untuk membuat transisi antar slide menarik.

Nah, sebuah digital product berbentuk template akan memudahkan semua itu.

Digital Product Berupa Template Powerpoint

graphicrivers.com

25. Kalendar Konten

  • Jenis Produk Digital: Konten
  • Tingkat Kesulitan: Sedang-Tinggi

Inilah salah satu template yang sering jadi produk digital terlaris. Kalender konten kerap jadi senjata rahasia banyak content creator untuk membuat konten viral.

Kenapa bisa efektif? Karena kalender konten membantu mereka mengatur alur kerja dan jadwal publikasi konten sesuai jam aktif audiens. Jadi, akan lebih banyak engagement.

Oh ya, permintaan produk digital ini tetap tinggi karena dunia konten terus berkembang. Biasanya, template ini berupa Google Sheet atau PDF yang bisa diedit.

Contoh Produk Digital Berupa Content Plan

Nah, kalau mau yang lebih kompleks, beberapa content creator jual produk digital dalam bentuk content planner khusus untuk seperti Notion. Harga satu template bisa 3-30.

26. Creative Brief

  • Jenis Produk Digital: Konten
  • Tingkat Kesulitan: Sedang-Tinggi

Kalau content plan fokusnya pada strategi konten, creative brief lebih kepada teknis pembuatan konten. Creative brief sering kali jadi produk digital yang dijual juga.

Kenapa penting? Produk digital ini membantu memastikan konten sesuai dengan konsistensi personal branding atau kesepakatan kerjasama, terutama bagi influencer.

Di dalam creative brief biasanya ada tujuan proyek, jenis konten, target audiens, pesan utama, dan pendekatan visual yang diinginkan.

Tanpa creative brief, pembuatan konten bisa tak sejalan. Bisa-bisa konten tak sesuai harapan dan perlu diulang, yang akan meningkatkan biaya produksi.

27. Prompt ChatGPT

  • Jenis Produk Digital: Prompt
  • Tingkat Kesulitan: Sedang

Perkembangan AI semakin pesat, dengan teknologi seperti ChatGPT menjadi penting di banyak bidang. Pertanyaannya: bagaimana memanfaatkan AI dengan lebih efisien?

Kuncinya ada pada prompt yang tepat untuk dapat jawaban terbaik. Namun, tanpa kemampuan prompt engineering, ini bisa jadi sulit.

Itulah kenapa banyak content creator kini menawarkan produk digital berupa ChatGPT prompt siap pakai untuk berbagai profesi dan industri.

Produk Digital Berupa Prompt Chatgpt

Produk digital ini bisa berupa dokumen dengan ratusan prompt atau template dengan framework seperti RICCE, SPARK, RTF, atau CREO.

Sudah Ada Ide Produk Digital Apa Saja yang Mau Dibuat?

Saat Anda jadi content creator di ranah online, Anda akan punya aset digital. Namun, jangan berhenti di situ. Kembangkanlah jadi produk digital yang bisa menghasilkan uang.

Sudah banyak orang sukses dan dapat cuan miliaran dari jual produk digital. Jenis produknya beragam, platformnya pun juga banyak, seperti media sosial atau Whatsapp.

Namun, untuk kesan lebih profesional dan sekaligus membangun branding, menggunakan platform Utas untuk memasarkan produk digital adalah langkah yang direkomendasikan.

Selamat berkarya dan semoga cepat cuan, ya!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *