8 Kata yang harus dihindari dalam jualan

Ketika Anda ingin menawarkan produk, melakukan follow up, berbicara dan melakukan closing dengan pelanggan, tentu dibutuhkan teknik dalam melakukan hal tersebut.

Salah satunya adalah ketika Anda memilah-milah kata untuk menyusun kalimat yang sesuai dan tidak membuat ‘salah paham’. Karena, tidak semua orang mampu mengerti sepenuhnya dengan apa yang Anda katakan. Bisa saja jadi miskomunikasi atau menghasilkan persepsi tertentu.

Dalam pengalaman saya berjualan selama ini, terutama via online, Ada beberapa kata yang mungkin perlu Anda hindari ketika melakukan kontak dengan pelanggan.

Inilah dia 8 Kata yang harus dihindari dalam jualan ala Kang Dewa.

1. Sejujurnya

Misalnya, “Sejujurnya kita nggak pernah kasih diskon ini buat orang lain”.

Kenapa kalimat ini perlu dihindari? Karena ini mungkin adalah kebohongan. Dan sesuatu yang bersifat kebohongan, tentunya bisa saja tidak baik. 

Jika Anda terbiasa menggunakan kata tersebut, sebaiknya segera dihentikan. Sebab, berbohong dapat meningkatkan risiko munculnya sebuah masalah.

2. Percayakan Padaku

Pernah dengar kalimat seperti ini?

Nah, biasanya kalau ada seseorang yang berbicara seperti ini, justru dia tidak bisa dipercaya.

Kalau Anda ingin dipercaya dan memang bisa dipercaya, Apakah Anda akan mengatakan, “percayalah padaku?” Tentu tidak! Karena dibanding kata-kata, buktikanlah dengan perbuatan / aksi yang nyata.

3. Maaf Mengganggu

Mungkin, maaf mengganggu ini cukup biasa digunakan dan lebih baik, Anda hindari kata ini. Sebab, kenapa harus meminta maaf?

Jangan meminta maaf atas apa yang Anda jual dan ketika Anda menawarkan sesuatu. Hanya karena mereka target market Anda, bukan berarti Anda perlu minta maaf saat menawarkan sesuatu seakan Anda tidak memiliki nilai.

Justru Anda  kan datang untuk menawarkan bantuan, solusi atas masalah yang mereka punya. Jadi, tidak perlu meminta maaf.

4. Follow Up

Jangan bicara “Follow up” saat melakukan follow up, karena bisa saja orang-orang akan sadar kalau Anda hanya menghubungi mereka saat ingin menjual sesuatu saja.

Anda bisa mengganti kata “Beli” menjadi “Miliki” saat melakukan follow up.

5. Contract

Jangan katakan “Kontrak”, tapi katakan “Persetujuan”.

Karena akan terasa lebih tidak mengintimidasi dan lebih terdengar tidak ada tekanan.

6. Saya Belum Mendengar Kabar Darimu

Terdengar normal dan mungkin sangat banyak orang menggunakan kalimat ini.

“Saya belum mendengar kabar dari Anda”

“Ya karena saya memang sengaja menghindar dari Anda”

Ketika Anda sedang menghubungi prospek Anda, jangan membuat mereka merasa bersalah.

7. Individual

Kata “Individual” terdengar sangat kaku dan dingin.

Ini terdengar seperti kalimat yang akan diucapkan kepada seseorang yang tidak Anda pedulikan, bukan? Lebih baik gunakan kalimat dan bahasa yang lebih santai.

8. We Are Better Than

Jangan pernah merasa lebih baik dari kompetitor Anda.

Kalaupun memang benar, jangan diucapkan karena prospek Anda akan tahu kalau Anda lagu jualan. Yang harus Anda lakukan adalah buktikan kalau memang Anda lebih baik dan mengerti masalah mereka dan mampu memberikan solusi yang lebih baik daripada kompetitor Anda.

Itulah dia 8 Kata yang harus dihindari dalam jualan ala Kang Dewa.

Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menjadi ilmu dalam melakukan komunikasi dengan para pelanggan Anda.

Leave a Comment

Your email address will not be published.