10 Checklist Buka Bisnis ala Dewa Selling

Menjadi pengusaha mungkin menjadi impian untuk sebagian orang. Alasan utamanya mungkin agar dapat terbebas dari masalah finansial dan memiliki omset yang besar.

Namun sayangnya, bagi para pemula yang baru memulai bisnis, pasti memiliki sebuah ketakutan seperti takut gak berhasil hingga bingung cara untuk memulainya dari mana. 

Mangkanya, kali ini saya mau membagikan 10 Checklist Buka Bisnis ala Dewa Selling. Checklist ini dapat dipakai ketika Anda memutuskan untuk memulai atau menggarap bisnis baru dari nol atau akuisisi bisnis orang.

Apa sajakah checklistnya? Mari simak pembahasannya di bawah ini:

Pasarnya Besar atau Tidak?

Mungkin tidak semua bisnis yang mampu menjangkau semua orang. 

Mangkanya, penting untuk menentukan target pasar seperti untuk siapa produk atau layanan yang Anda buat, lokasi potensial dan lainnya.

Kalau misalnya Anda ingin menjual produk olahraga, Anda harus tentukan dan tahu siapa target potensialnya, bakal laku atau tidak, semuanya harus Anda perhitungkan. Tidak boleh asal-asalan.

Industrinya tumbuh atau Tidak?

Setiap produk, mempunyai sektor industrinya tersendiri.

Kalau Anda ingin jualan produk makanan dan minuman, cari tahu perkembangan industrinya. Gunanya, supaya Anda bisa tahu kapan bisnis Anda harus tumbuh atau diam.

Jika kasusnya adalah jualan produk makanan dan minuman, Anda harus bersiap karena setiap minggu bisa saja ada trend dan inovasi baru mengenai makanan dan minuman yang unik dan laku keras. Sehingga Anda juga bisa ikut meraup keuntungan dari trend yang ada.

Produknya Market fit atau Tidak?

Cari tahu, apakah produk atau layanan yang Anda siapkan nanti memang dibutuhkan atau tidak di pasar.

Kalau misalnya produk Anda memang dibutuhkan di pasar, nantinya konsumen yang melakukan pembelian dan menggunakan produk atau layanan Anda akan membagikan pengalamannya atau memberitahu orang lain mengenai produk Anda.

Hal tersebut pastinya dapat membantu bisnis Anda agar meningkatkan penjualan.

Proses bisnisnya benar dan berkah atau tidak?

Coba pikirkan lagi niat dan tujuan Anda mulai membangun bisnis itu buat apa? Buat memperkaya diri sendiri, ikut-ikutan atau untuk membantu orang-orang?

Kalau niat dan tujuannya aja udah gak beres, apalagi prosesnya. Mangkanya, tanamkan mindset positif mengenai alasan Anda yang sebenarnya ingin memulai bisnis.

Kompetitornya berat atau tidak?

Jangan cuma riset soal pasar, lakukan juga riset terhadap kompetitor.

Tujuannya untuk mengetahui apa kelebihan mereka, sekalian mengetahui celah celah kelemahan dari produk Anda sendiri, mengetahui positioning brand Anda dan untuk memprediksi apa yang akan menjadi trend di masa mendatang serta bisa menjadi referensi strategi pemasaran bisnis untuk Anda.

Barrier to entrynya tebal atau tidak?

Barriers to entry atau hambatan masuk adalah suatu keadaan pada pasar yang mampu menghalangi, memperkecil peluang atau mencegah kompetitor potensial untuk memasuki sebuah pasar karena dapat menjadi pesaing Anda. 

Intinya, Anda harus cari tahu apakah bisnis baru Anda mampu bersaing dengan bisnis yang sudah ada di sektor tersebut dan memastikan apakah pesaing baru yang akan datang akan lebih banyak dan mampu menggeser bisnis Anda atau tidak.

Cash Flow Nya bagus atau tidak?

Cash flow akan menjadi acuan rencana suatu bisnis / perusahaan kedepannya. 

Hal ini meliputi perolehan penjualan yang tinggi, margin keuntungan yang besar, investasi di masa depan, dan masih banyak lagi. 

Mangkanya, Cash flow yang bagus akan sangat penting untuk mengetahui perkiraan arus kas dan laporan untuk bisnis Anda saat ini dan yang akan datang.

Bakal bertahan lama atau tidak?

Seorang pengusaha yang memiliki bisnis pasti ingin bisnisnya bisa berjalan dengan lancar dan bertahan lama. 

Banyak hal yang perlu diperhatikan pemilik bisnis agar bisnisnya dapat bertahan lama. Salah satunya adalah apakah bisnisnya mampu beradaptasi dan mengikuti perkembangan atau tidak.

Nah, kalau Anda belum punya mindset untuk beradaptasi dan cuma pengen main di zona nyaman, mendingan pikir-pikir lagi deh kalau mau mulai berbisnis.

Bisa di-scale up gila-gilaan tidak?

Pada dasarnya, scale up bertujuan untuk membuat suatu bisnis atau perusahaan yang tadinya kecil menjadi lebih besar, yang nantinya mampu menghasilkan keuntungan yang lebih banyak lagi.

Setiap bisnis, tentunya bisa di-scale up sesuai dengan kondisinya. Namun, tidak semua pengusaha berani melakukan scale up gila-gilaan untuk meraup keuntungan dan promosi yang lebih luas.

Bisa Menghasilkan Ratusan Milyar tidak?

Nah, kalau ini sih pasti yang paling susah tetapi yang paling diimpikan.

Sekarang coba pikirkan kembali, kira-kira apakah bisnis yang Anda siapkan nantinya yakin mampu menghasilkan ratusan milyar? 

Mungkin memang sulit dan tidak mudah. Tetapi kalau Anda memang yakin dan serius untuk membangun bisnis yang besar, suatu saat nanti pasti bisa mencapai angka tersebut.

Mangkanya, kalau mau mulai berbisnis, usahakan Anda yakin dengan apa yang ingin dilakukan dan jangan minder. Walaupun kadang ada kegagalan dan kesalahan, itu tidak apa-apa.

Sebab, dalam bisnis, tidak ada yang namanya salah dan benar. Semua tentang keputusan yang akan dipilih dan konsekuensi yang harus siap diterima!

Itulah dia pembahasan mengenai 10 Checklist Buka Bisnis ala Dewa Selling. Semoga bisa bermanfaat dan membuat Anda semakin yakin untuk memulai berbisnis.

Leave a Comment

Your email address will not be published.