fbpx

Affiliate Marketing: Pengertian, Cara Kerja dan Tips Bisnis

Affiliate marketing menjadi salah satu strategi pemasaran yang cukup populer. Melalui strategi ini, baik merek maupun konten kreator sama-sama dapat memperoleh keuntungan. Bagi pemilik merek bisa mengakses audiens lebih luas melalui bantuan blogger, podcaster dan influencer media sosial. 

Sedangkan konten kreator akan mendapatkan keuntungan dari komisi atas penjualan atau promosi produk. Di bawah ini, Anda bisa menemukan kiat atau tips pemasaran afiliasi dan contoh bisnis afiliasi yang tengah naik daun. 

Pengertian Affiliate Marketing 

Pemasaran afiliasi adalah jenis pemasaran yang menggunakan jasa afiliasi profesional untuk mempromosikan suatu produk atau layanan kepada konsumen. Jasa afiliasi sebagai mitra akan mendorong konsumen untuk mengunjungi website atau toko online melalui link afiliasi. 

Link atau tautan afiliasi ini dapat melacak asal pengguna sehingga pemilik bisnis dapat mengetahui mitra afiliasi yang mana yang menghasilkan traffic web atau bahkan penjualan. Komisi afiliasi biasanya akan diberikan jika ada yang klik situs web, unduh aplikasi atau melakukan transaksi. 

Dalam beberapa tahun terakhir, pemasaran afiliasi semakin populer dan banyak menguntungkan bagi para pemilik bisnis, konten kreator dan mereka yang ingin mendapatkan penghasilan sampingan. Terdapat beberapa keunggulan yang menjadi alasan afiliasi banyak diminati. 

1. Mendatangkan Penjualan yang Stabil 

Dalam menjaga agar bisnis tetap berjalan, sebuah merek perlu melakukan penjualan yang stabil. Salah satu cara untuk mencapainya adalah menggunakan strategi pemasaran afiliasi yang dapat mendorong konsumen untuk terus menggunakan produk atau layanan. 

2. Risiko yang Rendah 

Bagi pemilik bisnis yang mungkin baru merintis usaha dapat memanfaatkan afiliasi untuk strategi pemasaran yang risikonya lebih rendah. Risiko seperti strategi pemasaran yang mungkin tidak cocok atau risiko membangun tim pemasaran yang belum tentu dapat bekerja maksimal. 

3. Mengurangi Biaya Marketing 

Alasan affiliate marketing ideal untuk bisnis baru adalah biaya pemasaran yang lebih rendah dibanding membayar iklan. Pemilik bisnis hanya perlu mengalokasikan untuk komisi afiliasi yang biasanya dibayar jika ada produk yang terjual. 

Apa Itu Affiliate? 

Pada dasarnya program afiliasi melibatkan tiga pihak yakni penerbit atau pemilik bisnis, afiliator atau mitra afiliasi dan konsumen. Lantas, siapa saja yang bisa menjadi afiliator? 

1. Blogger 

Banyak blogger yang menjalankan program afiliasi dengan suatu brand. Biasanya blogger menjadi pihak ketiga yang terlibat langsung dalam pembuatan konten terkait produk atau layanan afiliasi.

Konten afiliasi dapat berupa ulasan produk, panduan penggunaan dan konten lain yang menjelaskan manfaat produk. 

Blogger dengan jumlah pengunjung tinggi cukup unggul dalam mendorong konversi penjualan. Seorang blogger yang terkenal sering memberikan rekomendasi produk yang dapat dipercaya serta tidak memihak biasanya akan mendapatkan kepercayaan audiens yang lebih baik. 

Reputasi blogger sangat penting untuk mendukung bisnis afiliasi yang berkelanjutan. Selain itu, blogger juga biasanya dikenal memiliki pemahaman yang lebih mendalam terkait produk atau layanan yang diulas dalam halaman web mereka. 

2. Influencer 

Influencer adalah seseorang yang memiliki kemampuan untuk memberikan pengaruh pada keputusan pembelian orang lain. Biasanya influencer melakukannya dengan dukungan dari para pengikut atau follower loyal mereka yang jumlahnya banyak. 

Pengikut yang banyak ini memudahkan influencer dalam menjalankan program affiliate marketing yang sukses. Caranya dengan mempromosikan dan mengarahkan konsumen ke suatu produk atau layanan melalui media sosial. 

Influencer bisa dari kalangan artis, pakar yang dapat dipercaya, seleb TikTok, selebgram, seleb YouTube dan pegiat online lain yang memiliki akses ke audiens umum. Biasanya sistem afiliasi yang menggandeng influencer termasuk jenis pemasaran afiliasi terkait. 

Baca juga: Influencer Marketing: Pengertian, Manfaat dan Jenisnya

3. Media Masa 

Sebenarnya media masa cukup jarang dipilih, namun beberapa program afiliasi menggunakannya untuk mendatangkan calon pembeli. Alasannya tidak lain karena media massa memiliki jumlah saluran atau audiens yang cukup besar. 

Kebanyakan afiliasi yang menggunakan media massa merupakan pemasaran afiliasi yang tidak terkait. Ini bisa berupa kampanye PPC (Pay Per Click) yang dapat menjangkau pelanggan melalui media sosial maupun halaman web di hasil pencarian. 

Biayanya mungkin bisa lebih mahal, terutama pada media massa yang kredibel seperti portal berita ataupun website yang banyak dijadikan rujukan oleh suatu komunitas. Namun, media massa bisa lebih cepat dan efektif dalam mempromosikan produk. 

Baca juga: Conversion Rate: Pengertian, Cara hitung dan Meningkatkannya

Cara Kerja Affiliate Marketing 

Saat ini, banyak program affiliate marketing yang dapat diikuti dan bahkan beberapa menawarkan pendaftaran gratis. Pemilik brand mengizinkan orang-orang untuk mempromosikan dan menjual produk atau layanan mereka dengan imbalan berupa komisi setiap produk terjual. 

Cara kerjanya dengan menggunakan link afiliasi unik yang dapat diklik oleh pembeli dan mengarahkannya ke produk yang direkomendasikan. Jika masih penasaran bagaimana afiliasi bekerja menghasilkan uang, berikut gambarannya untuk Anda. 

1. Pendaftaran 

Afiliator atau pihak afiliasi terlebih dahulu harus melakukan pendaftaran ke program yang diinginkan. Cara yang biasa dilakukan oleh kebanyakan afiliasi adalah mendaftar melalui website resmi dari perusahaan atau brand terkait. 

Biasanya dari pihak penyedia program ini memiliki halaman khusus bagi para afiliasi. Anda hanya perlu mengikuti instruksi atau arahan yang dijelaskan pada halaman web tersebut. Setelah pendaftaran sukses, Anda akan diberikan link unik dan bisa mulai menjalankan affiliate marketing. 

2. Membuat Konten dan Membagikan Link Afiliasi 

Menjadi tugas afiliasi untuk mempromosikan link afiliasi kepada audiens. Caranya tentu harus memiliki konten yang memiliki hubungan dengan produk atau layanan yang dipromosikan. Link afiliasi dapat ditautkan pada konten blog, postingan Instagram, TikTok dan lainnya. 

Dengan membuat konten yang berkualitas akan lebih mudah untuk menarik calon pembeli. Misalnya Anda membuat konten OOTD, biasanya orang-orang yang tertarik akan meminta Anda untuk spill outfit yang dipakai. Nah, Anda bisa memberikan balasan di komentar dengan menyertakan link pembelian produk. 

3. Orang Mengklik Tautan dan Membelinya 

Orang-orang dapat mengklik tautan atau link afiliasi yang sudah Anda bagikan di berbagai platform. Melalui link tersebut, audiens akan diarahkan untuk menonton video, menyelesaikan misi, mendaftar atau melakukan pembelian sesuai dengan program afiliasi yang diikuti. 

Kebanyakan program afiliasi, sasarannya memang lebih sering untuk mengajak orang melakukan pembelian produk atau layanan. Link afiliasi ini akan otomatis mengarahkan audiens ke aplikasi atau website toko online. 

4. Jaringan Afiliasi Mencatat Transaksi 

Apabila ada orang yang melakukan pembelian setelah klik tautan yang Anda bagikan, maka jaringan afiliasi akan mencatat transaksi yang masuk tersebut. Jadi, sistem akan mencatat untuk setiap transaksi dari link afiliasi yang berbeda-beda. 

5. Pembelian Dikonfirmasi 

Tahap selanjutnya adalah dari pihak penerbit affiliate marketing yang akan mengkonfirmasi jika ada pembelian. Pemilik produk yang kemudian akan memproses pembelian tersebut untuk dikirimkan ke pelanggan. 

6. Afiliasi Mendapatkan Komisi atau Uang 

Terakhir, afiliasi akan mendapatkan hasil penjualan produknya berupa komisi dari pemilik brand. Besaran komisi yang diperoleh tentu saja tergantung dari persentase komisi yang ditetapkan dan harga produk. 

Umumnya, persentase komisi yang bisa diperoleh afiliasi mulai dari 5% dari harga produk. Beberapa mungkin menawarkan komisi lebih besar hingga 20%, seperti pada produk elektronik, software dan biasanya untuk merek yang sudah besar. 

Baca juga: Social Media Marketing: Definisi, Manfaat dan Jenisnya

Bisnis Affiliate 

Bisa mendatangkan traffic secara gratis dan hanya perlu banyak jika ada produk terjual membuat banyak bisnis mengandalkan afiliasi. Terdapat banyak bisnis afiliasi yang terkenal di Indonesia, mulai dari afiliasi e-commerce, afiliasi toko fashion online, afiliasi website penjualan tiket dan lain sebagainya. 

Jika Anda ingin mencoba affiliate marketing untuk membangun bisnis, Anda bisa coba program afiliasi di Utas.co. Platform terbaik untuk jual produk premium Anda, mulai dari konten video, e-book, webinar, aset digital, hingga produk fisik seperti buku dan handcraft. 

Bagi Anda yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan dari afiliasi, berikut langkah-langkah untuk memulai bisnis afiliasi. 

1. Pilih Platform dan Format 

Terdapat beberapa saluran pemasaran yang dapat digunakan untuk mengakses audiens. Selain memilih platform, Anda juga perlu menentukan jenis konten yang perlu dibuat untuk mempromosikan produk. Berikut pilihan platform dan format untuk mendukung afiliasi. 

Platform Pemasaran Populer: 

– YouTube 

– TikTok 

– Instagram 

– E-mail 

– Website (pencarian organik) 

Format Konten yang Populer untuk Afiliasi: 

– Rekomendasi produk 

– Ulasan 

– Daftar produk “Terbaik” 

– Perbandingan produk 

– Gaya hidup 

2. Tentukan Niche 

Memilih niche bisa mempertimbangkan dua hal yakni keahlian Anda dan peluang audiens. Anda dapat fokus pada hal-hal yang Anda kuasai sehingga terlihat lebih autentik dan terpercaya. Audiens akan tertarik dengan produk yang diulas oleh pakar atau ahlinya. 

Jika Anda tidak memiliki keahlian yang mendukung, maka bisa memilih niche berdasarkan analisis audiens. Cari niche yang memiliki peluang untuk mengakses audiens lebih banyak. 

3. Pilih Produk Pertama Anda 

Sesuai dengan program afiliasi yang sudah Anda ikuti, saatnya untuk memilih produk pertama yang akan dipromosikan. Pastikan Anda meletakan link afiliasi pada konten yang tepat. 

Misalnya, produk seperti pakaian dan dekorasi rumah bisa dipromosikan melalui saluran pemasaran yang fokus menampilkan gambar, contohnya Instagram. Jika produk yang dipromosikan lebih kompleks, Anda mungkin perlu konten blog atau YouTube yang bisa mengulas produk tersebut lebih mendalam. 

Sistem Affiliate 

Affiliate marketing adalah sistem bisnis online yang menugaskan afiliator untuk menjual produk atau jasa tanpa syarat apapun. Afiliator atau afiliasi biasanya hanya perlu mendaftar ke suatu brand dan tidak wajib membeli produk atau jasa tersebut. 

Lantas, bagaimana cara afiliasi mendapatkan komisi atau bayaran dari penjualan produk? 

1. Pembayaran per penjualan, afiliasi akan mendapatkan komisi untuk setiap produk terjual. 

2. Pembayaran per konversi, afiliasi akan mendapatkan komisi untuk setiap konversi atau tindakan tertentu seperti pengisian formulir, pendaftaran akun, permintaan kontak dan lain-lain. 

3. Pembayaran per klik, afiliasi akan mendapatkan komisi untuk setiap klik link. 

4. Pembayaran per instalasi, afiliasi akan mendapatkan komisi untuk setiap instalasi aplikasi. 

5. Pembayaran per prospek, afiliasi akan mendapatkan komisi untuk setiap prospek yang dihasilkan. 

Jika Anda juga ingin menjajal peluang di dunia digital, Utas bisa menjadi pilihan tepat untuk jual produk digital seperti e-book, video, atau aset digital lainnya dengan cara yang simpel.

FAQ (Pertanyaan yang Sering ditanyakan)

Apa Itu Affiliate Marketing? 

Pemasaran afiliasi adalah model pemasaran yang berupa kemitraan antara pemilik brand dan jasa afiliasi. Jasa afiliasi sebagai mitra mendapatkan komisi atau keuntungan lain dari brand. 

Apakah Afiliasi Bisa Tanpa Modal? 

Ya. Sebagian besar program afiliasi menyediakan pendaftaran mitra afiliasi secara gratis. 

Apakah Afiliasi Harus Memiliki Website? 

Tidak. Program afiliasi dapat dijalankan dengan berbagai platform media sosial tanpa harus memiliki website atau blog. 

Apakah Afiliasi Cocok untuk Pemula? 

Ya. Siapa saja bisa menjalankan affiliate marketing tanpa harus memiliki pengalaman. Kesabaran dan strategi yang tepat akan sangat membantu dalam menjalankan bisnis ini. 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *