fbpx

Apa itu Referral? Manfaat, Jenis & Cara Kerjanya

Referral adalah salah satu cara promosi paling efektif. Potensi konversinya bisa lima kali lebih tinggi dari strategi lain. Inilah alasan Anda perlu tahu apa itu referral, terutama jika Anda sebagai brand.

Nah, artikel ini akan menjelaskan semua tentang referral. Tak terbatas pada referral artinya apa, tapi juga cara kerja, berbagai jenis referral, dan manfaatnya. Baca sampai selesai, yuk!

Apa itu Referral?

Referral adalah tindakan merekomendasikan produk atau layanan kepada orang lain. Langkah ini dilakukan karena Anda percaya bahwa produk atau layanan tersebut bagus.

Arti referral berasal dari kata dalam bahasa Inggris, yaitu refer, yang berarti merujuk atau menyebut orang lain.

Jika Anda sebagai brand, referral adalah salah satu strategi marketing yang paling jitu dan layak dicoba.

Faktanya, banyak kok brand yang terus menggunakan strategi referral marketing ini untuk menggenjot penjualan produk. Meskipun tentu tidak semuanya bisa sukses seperti Dropbox, yang tumbuh 3900% dalam 15 bulan!

Referral adalah tindakan merekomendasikan produk kepada teman atau keluarga

Yang paling menarik, konsumen sendiri memang lebih suka dapat rekomendasi dari orang yang mereka percaya dibanding brand langsung. Ini makin menunjukkan bahwa referral adalah tentang kredibilitas dan reputasi yang klop dengan hati konsumen.

Nah, dalam konteks sebagai content creator, referral adalah saat Anda menyebut produk atau layanan tertentu di dalam konten.

Sesuai dengan pengertian referral tadi, tujuannya adalah agar followers atau audiens Anda tertarik untuk mencobanya. Sebab, Anda sudah merasakan manfaatnya sendiri.

Jadi, bisa dimengerti bahwa referral adalah bentuk endorsement, baik yang berbayar atau organik. Ini bisa terjadi karena fokus pada manfaatnya atau karena ada perjanjian tertentu.

Beda Referral, Afiliasi, dan Influencer

Jika sama-sama merekomendasikan produk dari brand, apa beda antara referral, afiliasi, dan influencer? Berikut penjelasannya:

ReferralAfiliasiInfluencer
FokusMemanfaatkan rekomendasi pelanggan lain untuk menarik pelanggan baru.Memanfaatkan sebanyak mungkin  orang untuk mempromosikan produk.Memanfaatkan reputasi influencer untuk mempengaruhi orang lain membeli produk.
HubunganPersonal, antara pelanggan satu dengan pelanggan lainKontrak kerjasama, menjalankan program afiliasi sesuai ketentuan.Kolaborasi, brand menggandeng influencer untuk membuat konten relevan tentang produk yang dipromosikan.
Nilai ManfaatHadiah atau diskon untuk pemberi atau penerima referral.Komisi untuk setiap penjualan berdasarkan rekomendasi.Pembayaran kolaborasi, produk gratis, atau fasilitas lain.
Cara PromosiPromosi langsung dengan membagikan kode khusus.Menggunakan link khusus di berbagai posting.Membuat konten khusus untuk menarik perhatian followers.

Manfaat Referral

Setelah tahu pengertian referral, maka beberapa manfaat referral adalah sebagai berikut:

Menguatkan Brand Awareness

Manfaat referral adalah meningkatkan brand awareness calon konsumen. Soalnya, ada lebih banyak orang mengenalkan produk yang mungkin sulit terjangkau lewat promosi biasa.

Selain itu, referral artinya seseorang mengenalkan produk secara mandiri karena manfaatnya. Ini penting untuk menjaga branding produk atau layanan.

Menggenjot Penjualan

Referral marketing banyak dilakukan karena tingkat konversinya tinggi, terutama di kalangan millennial. Faktanya, 91% dari mereka membeli produk jika direkomendasikan teman.

Referral adalah salah satu strategi promosi dengan bantuan dari pengguna yang puas atas layanan

Tidak hanya di kalangan konsumen, 84% bisnis B2B akan membeli produk jika mendapat informasi dari referensi orang lain yang dipercaya.

Hemat Biaya Promosi

Bandingkan promosi dengan event dan upaya referral. Secara biaya, referral lebih hemat melalui word of mouth antar pelanggan.

Tidak ada paksaan atau kontrak khusus. Referral adalah cara promosi efisien karena tidak memerlukan dana khusus untuk kampanye promosi.

Retention Akan Lebih Baik

Dengan fokus pada manfaat dan kredibilitas pemberi referensi, referral meningkatkan retensi pengguna produk.

Kenapa begitu? Karena hubungan terjadi antara brand dan konsumen, serta antara konsumen yang menerima dan memberikan referral.

Kredibilitas Brand Lebih Baik

Promosi referral yang berhasil tidak hanya menunjukkan kualitas produk yang dipercaya konsumen, tetapi juga kredibilitas dari brand tersebut.

Jika dua brand menjual produk sama banyak, tetapi salah satunya berasal dari referral, ini menunjukkan social proof. Artinya, konsumen yakin dengan kualitas produk hingga mau merekomendasikannya.

Mendapat Reach Lebih Luas

Content creator yang membagikan referral bisa mendapatkan reach lebih baik, sehingga orang yang sebelumnya tidak tahu Anda jadi mengenal berkat kode referral unik.

Referral bisa bersifat umum atau khusus. Misalnya, hanya Anda yang mendapatkan kode untuk manfaat unik seperti diskon atau uji coba gratis. Jika kode itu ada di deskripsi video atau caption, konten tersebut akan dishare orang lain.

Mendulang Engagement Lebih Baik

Bayangkan jika Anda mendapatkan program referral dari brand tertentu dan membagikannya ke audiens. Mereka yang penasaran mungkin akan bertanya lebih lanjut melalui komentar atau DM.

Langkah ini bisa meningkatkan engagement. Anda tidak hanya berkomunikasi dengan audiens, tetapi juga mendorong lebih banyak komentar, yang menjadi sinyal positif bagi algoritma media sosial.

Mendapatkan Penghasilan Tambahan

Manfaat dari program referral bisa berupa hadiah atau uang tunai. Semakin banyak orang menggunakan kode referral Anda, semakin tinggi potensi cuan.

Jika brand mencatat referral Anda efektif, Anda bisa mendapatkan penawaran sebagai influencer atau brand partner sesuai dengan niche yang Anda geluti.

Jenis Referral

Apa saja jenis referral yang bisa dimanfaatkan oleh brand dan content creator?

1. Single Sided Referral

Sesuai namanya, single sided referral adalah jenis referral di mana hanya satu pihak yang mendapat manfaat. Biasanya, manfaat ini diberikan kepada pemberi referral. Namun, terkadang penerima referral juga bisa mendapatkannya, meskipun ini jarang terjadi.

Contoh refferal single sided dari Seabank

Sebagai contoh, program undang teman dari Seabank hanya memberikan manfaat kepada pemberi referral berupa uang tunai.

2. Double Sided

Jenis referral ini makin banyak dijalankan oleh brand karena dianggap lebih efektif mengundang makin banyak orang untuk berpartisipasi.Contohnya yang dilakukan oleh Segari ini.

Double sided referral adalah baik pemberi atau penerima referral sama-sama mendapatkan manfaat

Jadi, bukan hanya yang memberi referral yang mendapat untung, tetapi juga yang menerimanya. nah, manfaat dari referral ini bisa sama atau berbeda sesuai ketentuan program.

3. Direct Referral

Ini merupakan metode referral paling umum, tapi paling efektif. Direct referral adalah ketika konsumen puas dengan produk dan merekomendasikannya kepada teman dan keluarga.

Biasanya, akan ada sebuah kode yang sudah tersedia di suatu aplikasi yang digunakan atau pada platform yang diakses. Jadi, kode tersebut tinggal dibagikan lewat pesan.

4. Tangible Referral

Tangible berarti bisa disentuh. Jadi, jenis referral ini merujuk pada kompensasi dari usaha referral yang dilakukan seseorang dalam bentuk barang.

Salah satu jenis referral adalah tangible yang umumnya memberikan imbalan produk atau merchandise

Biasanya, brand yang mengadakan program referral sudah menyiapkan hadiah khusus. Hadiah ini bisa berupa produk dari brand itu sendiri, merchandise, atau layanan lain yang eksklusif.

Tangible referral adalah jenis promosi yang menarik bagi pengguna karena hadiah nyata yang mereka dapatkan.

5. Experience-Based Referral

Jenis referral ini sering digunakan oleh brand yang memiliki produk seperti layanan atau software. Jadi, brand akan memberi hadiah atau bonus jika konsumen merekomendasikan produk tersebut.

Nah, tentunya rekomendasi produk layanan hanya bisa dilakukan oleh konsumen yang pernah menggunakan produk dan puas dengan kualitasnya. Itulah kenapa disebut experience-based.

6. Reputation-Based Referral

Pernahkah Anda menginap di hotel dan merasa puas? Harganya terjangkau, fasilitas lengkap, dan layanan pegawai ramah membuat pengalaman itu menyenangkan.

Tanpa diminta, Anda selalu merekomendasikan teman atau keluarga untuk menginap di hotel yang Anda kunjungi di kota itu, tanpa menyebut jenis kamar, hanya brand hotel.

Nah, ini disebut reputation-based referral, yaitu rekomendasi yang muncul karena reputasi brand yang baik.

7. Incentive-Based Referrals

Incentive-based referral adalah referral yang umumnya berupa double sided. Jadi, Anda dan teman akan sama-sama mendapatkan manfaat. Contohnya program dari Google Fiber ini.

Contoh referral incentive based dari Google Fiber

Saat memberikan referral, Anda tidak akan menerima hadiah atau merchandise. Namun, Anda akan mendapatkan potongan harga atau gratis biaya langganan untuk waktu tertentu.

Bayangkan kalau bisa mendapatkan 12 orang sebagai referral. Anda bisa gratis biaya layanan selama setahun penuh, lho.

8. Email Referral

Referral tidak hanya dilihat dari imbalan yang diterima, tetapi juga dari media yang digunakan untuk promosi. Salah satunya adalah email referral.

Pada jenis referral ini, pengguna cukup menggunakan email untuk menyebarkan informasi. Jika orang lain bergabung dan menggunakan layanan, pemberi referral akan mendapat imbalan.

9. Social Media Referral

Referral tidak hanya lewat email. Ini juga sering dilakukan di media sosial. Potensi keberhasilannya besar, terutama jika pelaku referral antusias di berbagai platform.

Misalnya, Anda seorang content creator. Anda memposting foto dan menambahkan kode referral di caption Instagram. Jika follower Anda membagikan postingan itu ke X dan TikTok, peluang untuk mendapatkan imbalan dari referral semakin besar.

Cara Kerja Referral

Setelah mengetahui berbagai jenis dan manfaatnya, Anda mungkin ingin mencoba referral sebagai strategi promosi. Lalu, bagaimana cara kerja referral, ya?

1. Brand Merancang Program

Brand akan merancang program referral dan mempertimbangkan jenis hadiah. Apakah hadiah itu nyata atau berbasis insentif.

Setelah itu, brand akan membuat petunjuk program dengan jelas. Ini untuk penggunaan internal dan untuk dibagikan kepada pengguna.

Jika perlu, brand akan menguji penggunaan kode referral dalam simulasi untuk mencegah kesalahan yang bisa merusak reputasi.

2. Pelanggan Menjadi Referrer

Setelah dianggap siap, brand akan meluncurkan program referral. Mereka bisa memberi informasi lewat email, blog, media sosial, atau langsung di website dan aplikasi.

Diharapkan banyak konsumen yang mengetahui program itu dan berbagai manfaatnya. Hal ini akan mendorong antusiasme pengguna untuk mencoba upaya referral yang ditawarkan.

Setiap orang yang berhak ikut program akan mendapatkan kode unik. Mereka bisa menggunakan kode itu untuk promosi referral, baik melalui WhatsApp atau platform media sosial lainnya.

3. Konsumen Baru Menggunakan Kode

Ketika rekomendasi berhasil dan seseorang membeli produk dengan kode unik dari referrer, sistem akan mencatat upaya referral itu.

Pencatatan ini memastikan konsumen baru membeli produk dan mengikuti ketentuan program. Dengan begitu, mereka yang memberi atau menerima referral dapat meraih manfaat yang ditentukan.

4. Brand Memberikan Manfaat Referral

Setelah semua syarat program dipenuhi, transaksi akan divalidasi di sistem. Jika tidak ada penyalahgunaan (fraud), brand akan memberikan manfaat sesuai jenis referral, baik single sided atau double sided.

Sistem akan menentukan apakah penerima manfaat bisa mendapatkan manfaat lain atau hanya sekali. Ini sesuai dengan program referral yang dirancang sebelumnya.

Referral artinya mengajak orang lain menggunakan produk seperti dijelaskan pada cara kerja Uber berikut

Sudah Tahu Referral Artinya Apa?

Referral adalah cara untuk mengajak orang mempromosikan produk. Jika berhasil, mereka akan mendapatkan imbalan.

Anda sudah belajar apa itu referral dan berbagai manfaatnya. Baik Anda sebagai brand yang ingin promosi atau content creator yang ingin dapat keuntungan dari program referral.

Anda sudah memahami cara kerja referral. Dengan begitu, Anda bisa memilih jenis referral yang ingin digunakan.

Semoga informasi ini bermanfaat. Jika ada pertanyaan, silakan tinggalkan di kolom komentar. Dan jangan lupa ikuti terus update informasi seputar brand dan content creator di blog Utas. Sampai jumpa

FAQ tentang Referral

Referral bahasa Indonesianya apa?

Referral dalam bahasa Indonesia berarti “rujukan”. Istilah ini sering digunakan dalam konteks pemasaran untuk merujuk pada proses mengajak orang lain untuk menggunakan produk atau layanan.

Dari mana kita mendapatkan kode referral?

Kode referral bisa didapatkan dari mana saja, baik teman, keluarga, influencer di media sosial, atau dari aplikasi yang Anda gunakan. Umumnya, kode ini bagian dari kampanye promosi, jadi Anda bisa coba cek informasi promosi di layanan tertentu untuk menemukan kode referral.

Apakah kode referral bikin sendiri?

Tidak, jika Anda calon pengguna. Kode referral biasanya dihasilkan otomatis oleh sistem perusahaan dalam program tertentu.

Jika Anda adalah brand yang menjalankan program referral, Anda perlu membuat kode referral sendiri dan memastikan terhubung dengan sistem utama. Dengan begitu, saat kode digunakan, mereka akan otomatis mendapatkan manfaat yang ditentukan.

Kode referral opsional itu apa?

Kode referral opsional adalah kode yang tidak wajib digunakan saat memakai sebuah aplikasi atau layanan. Namun, jika Anda memasukkan kode tersebut, Anda akan mendapatkan manfaat tambahan.

Contoh manfaat dari kode referral opsional adalah diskon, cashback, bonus, atau saldo tambahan.

Contoh kode referral itu apa?

Contoh kode referral adalah kombinasi huruf dan angka yang sesuai dengan nama program promosi dan angka terkait program itu.

Misalnya, BARU30 adalah program referral untuk gratis pakai aplikasi 30 hari. HEMAT50 memberikan diskon 50 ribu untuk setiap transaksi setelah menggunakan program referral.

Apa itu QR referral?

QR referral adalah kode QR yang dapat di-scan dan berisi informasi kode referral. Pengguna yang memindai QR code akan mendapatkan akses cepat ke program referral tanpa mengetikkan kode manual.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *