Tips Kolaborasi Bisnis Bareng Artis

Di zaman modern saat ini, kolaborasi dinilai mampu mendapatkan berbagai manfaat bagi para pelakunya, tentunya hal ini berlaku dalam berbisnis.

Tetapi, masih banyak pengusaha yang tidak menyadari hal tersebut. Beberapa dari mereka masih bersikeras untuk melakukan kompetisi tanpa mempertimbangkan kolaborasi.

Padahal, melalui kolaborasi Anda bisa mendapatkan berbagai manfaat, khususnya bagi beberapa orang yang baru memulai bisnis kecil.

Salah satu jenis pelaku yang sering diajak berkolaborasi di dalam bisnis adalah seorang artis.

Tetapi, ketika Anda ingin mencoba melakukan kolaborasi bisnis dengan artis, pastikan kedua pihak, antara Anda dan artis sudah mempunyai hal ini:

  1. Saling mengenal
  2. Saling Percaya
  3. Saling butuh
  4. Saling profit

Karena, jika 4 hal di atas tidak terjalin, tentu akan sulit untuk bisnis bersama.

Nah, terus gimana sih caranya biar bisa menjalin hubungan di atas? Maka dari itu, mari saya bahas satu per satu cara membangun hubungan di atas.

Saling Mengenal

Gimana sih, caranya kenal sama artis?

Ada banyak cara untuk mengena artis. Bisa dengan bertemu mereka secara langsung melalui komunitas, kelas yang mereka buat, seminar maupun workshop yang diadakan oleh mereka.

Kalau misalkan mereka tidak memiliki hal di atas, terus mesti gimana?

Coba mencari relasi kepada orang lain yang kenal dengan mereka. Mulailah membangun silaturahmi dengan orang-orang di dekatnya.

Saling Percaya

Jika suatu saat Anda bertemu dengan mereka, yang terpenting untuk pertama kali adalah first impression.

Tujuannya bukan untuk menunjukan siapa Anda, tetapi cukup dengarkan, simak dan tanyakan apa yang mungkin dapat Anda bantu atau apa yang bisa dikolaborasikan.

Setelah itu, mungkin dia akan mencari tahu siapa Anda dan disinilah peran personal branding akan bermain. Karena personal branding bisa membuat Anda dipercaya.

Saling Butuh

Saling butuh ini maksudnya adalah saling mengisi. Misalnya, jika si artis ini mahir dalam penjualan, pastikan Anda haru jago pada bidang yang lain, contohnya produksi atau sebaliknya.

Jangan berpartner dengan dia yang memiliki keahlian serupa, karena nantinya akan sulit untuk bisa saling mengisi dan melengkapi.

Saling Profit

Yang namanya bisnis, tentunya pasti ingin profit.

Di poin inilah Anda harus mampu mengukur porsi kerja kedua pihak seperti bagi hasilnya berapa persen dan pastikan kedua pihak mendapatkan keuntungan. Jangan sampai yang satu untung, yang satunya buntung.

Ketika Anda sudah mengetahui hal-hal yang diperlukan dalam melakukan bisnis bersama, ada 3 tahapan yang perlu Anda coba lakukan sebelum melakukan bisnis bareng.

3 Level Tahapan Sebelum Bisnis Bareng

Coba Endorse Dulu

Cek dulu rasanya atau dampaknya dengan cara endorse. Kalau tidak sesuai dengan apa yang Anda harapkan, jangan dipaksakan. Kalau hasilnya memuaskan, coba endorse lagi 2 sampai 3 kali.

Brand Ambassador/Collabs

Kalau endorse berhasil, coba tahapan berikutnya ini yaitu coba bikin project bareng.

Mulai dari project bareng seperti produk dulu, bukan bisnis atau bikin PT. Kalau nanti sudah merasa cocok, ada chemistry, sudah merasa yakin, baru bisnis bareng.

Bisnis Bareng

Jika dua tahap di atas sudah bisa anda lalui, baru lanjut bisnis bareng.

Tentunya ketika Anda mencoba bisnis bareng, Anda perlu mempertimbangkan visi dan misi bisnis bersama, valuenya apa agar chemistry nya cocok.

Kesimpulan

Perlu diingat, jika Anda ingin melakukan penawaran, jangan pernah merasa kalau Anda ini bukan siapa-siapa. Jangan mentang-mentang orang yang Anda ajak kerjasama adalah artis, Anda jadi merasa lebih rendah. Jangan begitu.

Cobalah untuk percaya diri jika Anda yakin punya kemampuan dan tunjukan hal tersebut kepada mereka. Dan jangan sungkan dengarkan apa yang mereka harapkan juga karena yang namanya kolaborasi mesti ‘Win-win Solution’.

Leave a Comment

Your email address will not be published.