3 Mindset Pemimpin Yang Harus Dimiliki Seorang Pengusaha

Mindset pemimpin perlu dimiliki oleh seorang pengusaha. Alasannya adalah pengusaha itu identik dengan seorang pemimpin. Karena dia punya tim, punya karyawan yang harus dia pimpin.

Tapi sayangnya, tidak semua pengusaha peduli dengan hal ini. Yang penting bisnis jalan itu sudah cukup. Dengan mindset yang seperti itu tidak jarang bisnis tetap jalan tetapi karyawan keluar masuk, banyak yang tidak betah.

Terlebih lagi ketika Anda sudah susah payah membina tim, memberi reward, mengajarkan ilmu, tapi tiba-tiba karyawan yang ada di tim Anda tiba-tiba keluar / resign begitu saja.

Apalagi setelah itu, dia tiba-tiba membuat perusahaan serupa dengan Anda dan menjadi kompetitor. Kebanyakan dari Anda mungkin bakalan marah, kecewa, sedih dan merasa sia-sia ketika mengajari dan membimbingnya.

Untuk menghindari hal seperti ini, Saya mau berbagi tentang mindset pemimpin yang wajib dimiliki oleh seorang pengusaha, dimana ketika Anda memiliki mindset ini, mungkin akan membawa perubahan yang positif.

3 Mindset Pemimpin Yang Harus Dimiliki Seorang Pengusaha

Berikut adalah 3 mindset pemimpin yang harus dimiliki seorang pengusaha:

Mindset #1 : Business is About Leader

Mungkin, ketika Anda merekrut seseorang ke dalam tim, terus baru sebulan atau dua bulan kemudian, dia sudah keluar. 

Anda perlu ingat, mungkin saja itu bukan salah dia, tetapi salah Anda. Karena apapun yang terjadi di perusahaan mungkin berhubungan dengan Anda, Maksudnya Leader-nya.

Tapi jangan salah, Saya sendiri saja pernah mengalami hal seperti itu. 

Dan solusinya adalah dengan mengevaluasi diri, menjalin komunikasi dengan tim hingga Anda tahu bahwa kesalahan terbesarnya mungkin karena Anda belum bisa mempercayai tanggung jawab yang diberikan kepadanya.

Dari situlah, ketika Saya merekrut seseorang, Saya mencoba mempercayakan semua kepadanya, tentu akan ada suatu kekhawatiran bila nanti ada masalah seperti omset penjualan menjadi turun atau hal lainnya.

Tetapi, itu adalah resiko yang harus siap ditanggung dan merupakan sebuah seni ketika Anda membangun sebuah tim.

Mindset #2 : Niatkan Untuk Bantu Orang

Ketika Anda merekrut seseorang masuk ke dalam tim, niatkan dalam hati untuk menolong bukan mengeksploitasi. Kalau niatnya ingin mengeksploitasi, ingin memanfaatkan, bisa jadi nanti ada efek sakit hati yang mungkin timbul.

Namun, bila Anda niatnya lurus, ingin membantu orang tersebut tumbuh. Mungkin ketika dia keluar, mungkin Anda akan berpikir, “Ya Sudah, anggap saja tugas saya sudah selesai”.

Dengan niat untuk menolong seseorang, Anda akan menularkan kebaikan, meningkatkan kepedulian sosial, mengurangi stress dan lebih bersyukur.

Mindset #3 : Divide To Multiply

“Membagikan untuk mengalikan”.

Membagi komisi dan membagi salary untuk menggali dan melipatgandakan penjualan.

Selain itu, salah satu keyakinan yang harus seorang pemimpin miliki ketika memiliki seorang karyawan adalah yakin bahwa Allah tidak mungkin membiarkannya hidup tanpa rezeki, Tuhan telah menjamin rezekinya, maka bersyukurlah karena dia ada di perusahaan Anda, karena Anda sedang menjadi wasilah rezeki untuknya.

Jadi bagaimana menurut Anda, apakah Anda sepakat dengan 3 mindset pemimpin yang wajib dimiliki oleh seorang pengusaha di atas?

Jadi, bila ada karyawan di tim Anda keluar begitu saja, Anda tidak perlu merasa sakit hati. Tetapi, jangan lupa untuk terus belajar mengenai cara menjaga tim agar betah di sana.

Nah, itu baru 3 mindset saja yang baru saya bahas, sebenarnya masih banyak sekali mindset yang dibutuhkan seorang pengusaha dalam memimpin.

Semoga artikel ini bisa menambah wawasan dan informasi untuk Anda. Sebab, di dunia kerja, banyak leader yang menuntut timnya untuk tumbuh. Lucunya, biang kerok ketidak pertumbuhan sebenarnya adalah leadernya sendiri.

Leave a Comment

Your email address will not be published.