CLICKBAIT: Teknik Memancing Ribuan Klik dalam 1x Postingan!


Barusan Saya nemu gambar gokil dari timelinenya CEO Billionaire Store, Mochammad Rizal. Dan menurut saya dari gambar ini sangat menarik untuk Kita bahas dan bedah polanya.

Gambarnya seperti berikut ini :

Headline artikel pada gambar di atas itu, dibuat dengan menggunakan teknik “Clickbait”.

Saya pernah membahasnya di buku #GaraGaraFacebook.

Teknik ini bertujuan untuk menarik perhatian dan mendorong pembaca untuk mengklik sebuah link halaman situs tertentu yang kita tautkan melalui status Facebook.

Misalnya, kalau Anda sering membaca artikel atau berita di website tertentu, maka Anda akan temukan headlinenya mirip seperti ini:

  • Ditetapkan Jadi Tersangka Pembangunan Stadion, YAS Berkomentar Begini (Tribun Jabar).
  • Jadi Tersangka Korupsi Stadion Gede Bage, Ini Komentar Sekretaris Dinas (Kompas).
  • Ridwan Kamil Copot Pejabat Ini karena Tersangkut Korupsi (Harian Aceh).
  • Ini Setumpuk Izin yang Dilanggar PT Summarecon (Inilah Koran).
  • Dituding Buruk Layani Pasien BPJS, Ini Jawaban RS Imanuel Lampung (Kompas).

Kalimat di atas adalah contoh-contoh headline yang menggunakan teknik Clickbait. Coba Anda perhatikan, banyak “misteri” nya, ditandai dengan kata “ini” dan singkatan nama.

By the way, sudah banyak banget yang menggunakan teknik ini dalam iklan dan website mereka. Saya tidak ingin membahasnya lagi. Bisa jadi basi.. Sayanya aja bosen ngasih contohnya. Hehe..

TAPI…

Yang ingin Saya bahas disini adalah bagaimana NLP (Neuro Linguistic Programming) membedah teknik ini.

Disadari atau tidak, teknik clickbait ini memiliki pola:

  • Simple Deletion: kalimat tidak lengkap.
  • Lack of Referential Index: kata ganti tidak jelas/misteri.
  • Comparative Deletion: perbandingan tidak jelas.
  • Unspecified Verb: yang dilakukan tidak jelas.

Coba perhatikan…

Karena banyak yang “tidak jelas”, akhirnya menimbulkan rasa penasaran bagi pembacanya.

Karena penasaran, maka keinginan untuk klik link-nya pun makin tinggi. Diklik deh… Kena deh jebakan betmennya! 😂

Contoh, saat menautkan artikel website Anda di status Facebook, judulnya begini:

  • Lihat apa yang dilakuan Anak Kecil ini, akan membuat Anda menangis!
  • Ketika Saya mendapatkan pesan ini 30 tahun yang lalu, Saya acuh tak acuh, tapi sekarang?
  • Resign dari kerjaan, orang ini Mendadak Kaya dalam Waktu Singkat. Kenapa?
  • Setelah Gunakan Produk ini, mereka jadi tiba-tiba Tahan 3 jam di atas ranjang. Wow!
  • Begituan 5x sehari akan membuat Anda makin sehat dan awet muda!

Bagaimana, kebayang? 😊

Sebenarnya, teknik clickbait adalah “modus” yang sering dilakukan oleh para pebisnis online untuk meningkatkan traffic atau pengunjung websitenya.

Pada praktiknya, jebakan klik ini dilakukan dengan:

  • Judul sensasional, layaknya “koran-koran kuning” (yellow paper).
  • Judul berupa kalimat tanya, misalnya: “Apa Pendapat Robert Kiyosaki mengenai Bisnis Network Marketing ini? Inilah Jawabannya”.
  • Menggunakan kata “inilah” atau “ini dia”. Jenis judul ini berusaha “menyimpan misteri” yang (mungkin) bisa membuat pembaca penasaran.
  • Menggunakan kata seru, seperti: Wow!, Keren!, Duh!, Astaga!. Contoh: “Wow! Buku fenomenal ini terjual 14.500 eksemplar saat pertama launching”.

Tentu, selain judul yang memprovokasi rasa penasaran, juga harus menyertakan gambar yang relevan dengan judul yang ditampilkan untuk memperkuat rasa penasaran tersebut.

Kenapa?

Karena otak manusia itu berkerja secara visual. Dengan kita memberikan ilustrasi yang tepat maka kita telah menggerakkan imajinasi mereka sesuai yang kita inginkan.

Biasanya, dalam gambarnya pun diberikan efek tanda panah merah pada gambar tertentu untuk membuat rasa penasarannya semakin besar.

Saran Saya, Anda boleh gunakan teknik ini untuk menarik perhatian pembaca, tapi dalam batas yang sewajarnya.

Maksudnya?

Ya jangan berbohong dan terlalu lebay. Biasa aja kali. Sewajarnya saja..

Dapat ilmu baru? Bermanfaat? Silakan share..

Ada yang mau ngasih contoh headline headline jualan produknya di kolom komentar.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *