Belajar Bisnis Dari Kupu-kupu

Apakah Anda mengetahui bagaimana kupu-kupu bermetamorfosis?

Jika tahu atau belum tahu, mari simak kisah berikut ini.

Pada suatu hari, ada seorang anak kecil yang sedang bermain di taman rumahnya. Dia pun melihat ada kepompong di salah satu tanaman yang ada di sana dan ternyata kepompong tersebut sedang dalam proses perubahan menjadi kupu-kupu.

Melihat perjuangan kupu-kupu yang kesulitan untuk keluar, anak kecil itu pun merasa kasihan dengan kepompong tersebut. Dan tanpa pikir panjang, dia pun langsung berlari ke rumahnya untuk mengambil sebuah gunting.

Lalu dia pun memotong ujung kepompong tersebut sehingga kupu-kupu tersebut bisa lepas dari kepompongnya, itu sih harapannya.

Tapi, keesokan harinya saat dia kembali bermain di taman, dia melihat kupu-kupu tersebut sudah tidak bisa terbang. Mengapa?

Sebab, kupu-kupu tersebut tidak bisa terbang secara normal karena anak tersebut memotong prosesnya!

Bisa jadi, ketika kupu-kupu tersebut di dalam kepompong, sebenarnya dia sedang melatih dan membentuk otot-ototnya yang akan dipersiapkan untuk terbang tinggi.

Tapi sayangnya, anak tersebut malah memotongnya sehingga otot tersebut tidak terbentuk.

Dari kisah tersebut, sadar atau tidak sebenarnya mengandung sebuah pesan, seperti mungkin sebenarnya Anda seringkali seperti itu, merasa ingin cepat, ingin instant sehingga “memotong” bagian penting dari prosesnya.

Tentu bisa saja dengan cara memotong poses, bisa saja Anda akan lebih cepat mencapai hal yang Anda inginkan, tetapi tentu pasti ada sesuatu yang rapuh, tidak kuat dan tidak akan bertahan lama.

Jadi hikmah yang dapat diambil adalah “Berproseslah!”

Mungkin awalnya memang akan melelahkan, capek, dibenci banyak orang seperti ulat. Tapi, kalau Anda mampu menyelesaikan prosesnya dengan baik, maka Anda akan menjadi kupu-kupu yang indah.

Ulat mungkin dibenci dan kupu-kupu biasanya sangat disenangi, tapi itu semua mesti melalui proses yang panjang.

Dengan berproses pada kegiatan berbisnis, Anda bisa melihat banyak sudut pandang dan nantinya dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi dan produktivitas. Selain itu, masih banyak lagi hal;-hal yang tidak bisa Anda dapatkan dari sekedar membaca pengalaman saja.

Jadi, Bagaimana menurut Anda, apa pelajaran lainnya yang bisa Anda dapatkan dari kisah di atas? Semoga tulisan ini bisa menambah wawasan dan bermanfaat untuk Anda.

Leave a Comment

Your email address will not be published.