3 Jenis Keberatan Calon Pembeli dan Cara Mengatasinya

Jika Anda masih mengalami gagal closing mungkin saja itu bisa terjadi bukan karena produk, peran Anda sebagai penjual atau Customer Service , tapi bisa saja terjadi karena kondisi dari calon pembeli.

⁣Dalam menghadapi keberatan, yang harus diubah adalah pendekatannya, bukan teknik closingnya. dari sekian banyak keberatan yang seringkali dihadapi, sebenarnya ada 3 jenis keberatan yang sering saya temui. Mari saya bahas satu per satu:

Jenis Keberatan Calon Pembeli

1. ⁣Reaktan

Reaktan adalah jenis keberatan atau penolakan karena melawan proses persuasi.

Biasanya mereka akan berkata, “ Hilih, saya tidak percaya dengan Anda!” atau “Udahlah, nggak usah maksa saya…”. Intinya mereka tidak suka dan tidak percaya sama Anda alias penjualnya.

2. Skeptis

Skeptis adalah jenis keberatan atau penolakan karena melawan penawaran.

Biasanya mereka akan berkata, “Hmm… saya tidak yakin kalau produk ini cocok untuk saya…” atau “Saya takut produknya gak sesuai ekspektasi saya”. Intinya mereka tidak percaya dengan penawaran yang Anda beri.

3. Inersia

Inersia adalah jenis keberatan atau penolakan karena calon pembeli enggan mengalami perubahan.

Biasanya mereka akan berkata, “Saya sudah nyaman dengan kondisi sekarang” atau “Please, jangan ganggu saya…”. Intinya mereka sedang berada di zona nyamannya.

Itulah dia 3 Jenis Keberatan dari Calon Pembeli. Nah, jika Anda ingin menghadapi beberapa contoh keberatan di atas, yang harus ubah adalah pendekatannya bukan teknik closingnya.

Cara Mengatasinya Keberatan Calon Pembeli

Berikut adalah Cara Mengatasinya Keberatan Calon Pembeli sesuai dengan jenisnya. Mari simak:

  • Reaktan: Saat menghadapi jenis keberatan ini, jangan sampai Anda kelihatan seperti jualan saat menawarkan produk kepada calon pembeli. Tunjukan bahwa Anda ingin membantu dia.
  • Skeptis: Kemas penawaran Anda agar mampu meyakinkan. Buat sedetail mungkin agar calon pembeli percaya.
  • Inersia: Tunjukan kalau kondisi yang calon pembeli alami sangat berbahaya. Perlihatkan kepada mereka kalau ada solusi yang lebih baik yang akan mereka rasakan jika membeli produk Anda. Anda bisa menonjolkan fitur dan manfaat dari produk Anda.

Itulah dia beberapa cara mengatasi keberatan calon pembeli. Semoga informasi ini bisa bermanfaat dan dapat menambah wawasan. Sebab, penolakan, kegagalan dan kecemasan dalam berbisnis pasti ada dan cara untuk melaluinya adalah terus mencari ilmu dan caranya.

Leave a Comment

Your email address will not be published.